LIVE- IN SMAK GS KE TEMANGGUNG

Pada hari Kamis, 9 Juni 2016 sekitar pukul 03.30 WIB terlihat bis besar keluar melalui gerbang Sekolah SMAK PENABUR Gading Serpong.  Bis besar itulah yang membawa rombongan siswa dan beberapa guru SMAK GS menuju  Jawa Tengah, tepatnya ke daerah Temanggung. Rombongan yang terdiri dari 41 siswa dan 10 guru ini akan mengadakan kegiatan Live-In. Kegiatan Live-In merupakan program rutin sekolah yang dilaksanakan setiap tahun namun lokasi/daerah pelaksanaan yang berbeda di setiap tahunnya. Tujuan dilaksanakan program ini yaitu diharapkan siswa mempelajari, memahami, mengenal, merasakan dan merefleksikan kegiatan, pola kehidupan dan nilai-nilai budaya masyarakat setempat dengan bimbingan keluarga dimana para siswa akan bertempat tinggal. Selain itu melalui kegiatan ini diharapkan peserta live in dapat merasakan kekeluargaan, belajar memaknai tatacara hidup bermasyarakat di pedesaan,dan keharmonisan kebersamaan, dan menghargai perjuangan para orang tua yang telah menyediakan segala fasilitas bagi mereka. Yang terutama adalah mendapatkan suasana baru yang belum pernah mereka rasakan dan mendapatkan pelajaran untuk bisa mandiri, bertanggungjawab dan menghormati orang lain dapat menumbuhkan sikap hidup sederhana, bekerja keras, gotong royong, bertanggung jawab, tolong menolong, peduli dengan lingkungan, bekerjasama, sikap hidup mandiri, saling menghormati dan sikap hidup Jujur. Sikap sikap ini sudah mulai hilang terutama di masyarakat perkotaan.

Rombongan sampai ke lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan disambut hangat oleh penduduk di daerah tersebut. Selama di lokasi Live-In, siswa/i akan bertempat tinggal di rumah beberapa penduduk di desa tersebut dan mereka akan melakukan kegiatan-kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan oleh keluarga tempat siswa/i tinggal. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan siswa selama Live-In antara lain, menanam padi di sawah, mencari kayu bakar di hutan, memanen coklat, beternak, dan hal-hal lain yang mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya. Selain itu, siswa/i juga bapak/ibu guru melakukan pelayanan di gereja yang ada di daerah itu yaitu Gereja Kristen Jawa (GKJ) Candiroto. Untuk sampai ke gereja tersebut, siswa/i menggunakan angkutan umum yang ada di daerah tersebut, dan ada juga yang menggunakan sepeda milik keluarga yang ditinggali serta bahkan ada yang harus berjalan kaki walaupun jarak rumah yang ditinggali dengan gereja cukup jauh. Namun hal-hal itu tidak membuat peserta Live-In SMAK GS menjadi sedih atau menyesal. Mereka sangat menikmati pengalaman ini dan hal-hal ini menjadi pengalaman yang luar biasa buat siswa/i peserta Live-In SMAK GS. Rombongan SMAK GS kembali ke Jakarta pada hari Minggu, 12 Juni 2016 setelah ibadah sekitar pukul 12.00 WIB. Kiranya kegiatan ini dapat menjadi saluran berkat dan pengalaman berharga untuk siswa/I khususnya sebagai peserta Live-In.

web1

Beberapa siswa sedang beradaptasi dengan penduduk 

web2

Beberapa siswa sedang memanen coklat

web3

Pelayanan Sekolah Minggu

web4

Peserta Live-In 2016