Tuck Everlasting – Performance Seni Siswa/I Kelas XII

Setelah siswa/I kelas XII melaksanakan Ujian Nasional, siswa/I kelas XII mempersiapkan sebuah performance sebagai perpaduan seni yang ada di SMAK PENABUR Gading Serpong. Mulai dari seni vokal, teater, music, tari hingga seni rupa. Perpaduan seni yang di laksanakan di aula lantai 6 Gedung SMAK GS ini  pada tanggal 28 April 2017 dituangkan dalam bentuk drama musical yang mengambil judul “Tuck Everlasting- To Live or to be Alive”.

Tuck Everlasting merupakan kisah tentang Winnie Foster yang diperankan oleh Angelia- siswa kelas XII IPA, seorang gadis remaja yang sedang berada di puncak kedewasaan. Ia dan keluarganya, yang tinggal di Hutan Treegap, sangat terpandang, dihormati dan bergelimang harta. Namun, Winnie merindukan kehidupan bebas tanpa ada dominasi ibunya. Kisah ini dimulai ketika ia hilang di hutan dekat rumahnya kemudian bertemu dengan Jesse Tuck yang diperankan oleh Yohanes, seorang anak laki-laki yang berbeda dari anak laki-laki biasanya. Jesse dan keluarga sangat baik dan dermawan, bahkan mengganggap Winnie menjadi bagian dari keluarga. Perlahan-lahan, Jesse menemukan dirinya jatuh cinta pada Winnie. Namun keluarga Jesse memiliki rahasia besar dan Winnie harus memutuskan untuk kembali ke kehidupan lamanya atau tinggal dengan mereka. Rahasia ini membuat Keluarga Tuck dan Winnie harus menghadapi seorang licik yang ingin mencuri rahasia tersebut.

Drama musical ini di ketuai oleh Silvi Veoni dan tentunya dengan kerjasama yang luar biasa dari seluruh panitia dan juga guru-guru seni SMAK GS sehingga dapat menampilkan performance yang luar biasa.