“Gusti Mboten Sare”

Gusti mboten sare adalah falsafah Jawa yang berarti Tuhan tidak pernah tidur. Pemazmur berkata, “Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel “(Mazmur 121 : 3-4). Falsafah ini mengatakan bahwa Tuhan pasti menjaga, mengawasi, mengadili, memelihara kehidupan ini, tanpa pernah sedetik pun lalai. Falsafah ini bisa menguatkan kita saat sedang sendiri atau berjuang mendapatkan keadilan. Tuhan melihat apa yang tidak dilihat manusia. Dalam kita mazmur 5 : 13 mengatakan, “Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya Tuhan : Engkau memagari dia dengan anugrah-Mu seperti perisai”.

Tuhan tahu apa yang terbaik buat anak-anakNya. Ketika kesulitan datang, jangan biarkan keadaan tersebut meyakinkan kita bahwa Tuhan Allah telah melupakan kita. Jangan pernah beranggapan bahwa Allah lebih peduli dengan kebutuhan orang lain yang lebih penting dari Anda. Ingatlah jika saat ini kita merasa bahwa Tuhan belum menjawab doa pergumulan kita dan membiarkan kita mengalami masa sulit, “Gusti mboten Sare”. Tuhan Allah melihat kita dengan penuh kasih, Ia mengasihi, melindungi, menyelamatkan dan memberkati orang yang setia kepadaNya. Pergumulan yang terjadi dalam kehidupan kita supaya iman kita teruji sehingga beroleh mahkota kehidupan dari-Nya.