RENUNGAN : BERAKAR DALAM IMAN

Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia

dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

(2Ptr. 3:18)

Pada lima tahun pertama hidup pohon bambu tidak tampak pertumbuhan yang signifikan. Walau setiap hari disiram dan dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh sentimeter saja. Namun setelah lima tahun, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat. Ukurannya tidak lagi dalam hitungan sentimeter melainkan meter. Mengapa? Sebab pada lima tahun pertama, pohon bambu mengalami pertumbuhan pada akar yang terdapat di bawah tanah, jadi bukan pada batang. Pohon bambu itu mempersiapkan fondasi yang sangat kuat, agar ia dapat menopang ketinggiannya yang berpuluh meter kelak di kemudian hari.

Bagaimana dengan kita? Bertumbuh dalam kasih adalah suatu proses. Seperti pohon bambu, kita butuh akar yang kuat, yang tidak selalu nampak secara kasat mata, yaitu beriman kepada Tuhan Yesus. Makin kita beriman, makin kita kuat dan berakar di dalam Dia, maka dalam kehidupan kita sehari-hari kasih itu akan terwujud. Iman itu yang menopang kita untuk dapat terus bertumbuh dalam kasih, sehingga kasih kita tetap nyata, walau mengalami hujan dan angin serta badai kehidupan. Apakah kita juga terus berakar dalam iman yang kuat di dalam Kristus dan tumbuh dalam kasih?

 

 

DOA:

Tuhan, kadang-kadang kami kecewa atau marah menghadapi kenyataan

yang tidak sesuai dengan harapan kami. Ampunilah kami ya Bapa,

tolong pulihkan kasih kami yang datangnya dari Tuhan

sehingga kami dapat berkenan di hadapan Tuhan.

 

 

 

 

 

http://www.ykb-wasiat.org/2017/07/23