RENUNGAN : PERBUATAN GAGAH PERKASA

“Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.”  Mazmur 60:14

Mendengar kata gagah perkasa setiap orang pasti memiliki pendapat yang berbeda-beda.  Ada yang berpendapat gagah perkasa identik dengan sosok laki-laki atau pria yang memiliki badan tegap dan berotot.  Laki-laki mana yang tidak tersanjung bila orang lain memujinya sebagai laki-laki yang gagah perkasa karena melambangkan kekuatan.  Namun ada yang memiliki pandangan berbeda bahwa gagah perkasa itu adalah sebuah ungkapan untuk menggambarkan seseorang  (pria/wanita)  yang mampu melewati berbagai tantangan atau mampu menaklukkan segala sesuatu yang dihadapinya, termasuk kemampuan untuk mengatasi masalah atau melewati penderitaan yang dialaminya.

Setiap orang percaya berpotensi besar melakukan perbuatan yang gagah perkasa asal senantiasa hidup melekat pada Tuhan dan mengandalkan-Nya.  Tantangan bisa ada di depan, tetapi bersama Tuhan  “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”  (Filipi 4:13).  Justru lewat tantangan, kualitas iman kita sedang diuji.  Tuhan tidak berjanji akan menjauhkan musuh, tapi Dia berjanji akan memberikan kekuatan adikodrati agar kita dapat mengalahkan setiap musuh,  “sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.”  (1 Yohanes 4:4).  Ketika berhadapan dengan Goliat, raksasa Filistin yang tingginya enam hasta sejengkal, Saul dan segenap orang Israel takut, tetapi Daud yang menjadikan Tuhan sebagai andalan dan kekuatan hidupnya justru dapat berkata,  “TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.”  (1 Samuel 17:37), dan terbukti Daud mempu mengalahkan raksasa Filistin itu.  Bersama Tuhan Daud melakukan perbuatan yang gagah perkasa!

 Inilah janji Tuhan bagi orang percaya.  Ia bukan hanya berjanji namun juga telah membayar lunas dengan darah-Nya di kayu salib, yang oleh-Nya kita menjadi umat yang lebih dari pemenang.

“Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.”  Yohanes 14:12

 

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 25 Juni 2016