RENUNGAN : MY ID

1 Tesalonika 5:1-11

… karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. (1 Tesalonika 5:5)

Be Yourself! Mungkin kita sering mendengar ungkapan itu. Sebenarnya ungkapan itu hendak memotivasi kita untuk menerima diri apa adanya serta berani menampilkannya kepada orang lain dengan penuh percaya diri. Dengan kata lain, tidak pura-pura, berlaku sesuai jati diri dan identitas kita. Lalu pertanyaannya, sebagai remaja Kristen, apa yang harus kita tampilkan?

Paulus menegaskan identitas umat percaya sebagai anak-anak terang. Apa ciri-ciri anak terang? Dalam ayat 6, Paulus mencatat “Sebab itu jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.” Tidur menandakan kondisi yang tidak sadar. Kondisi itu sama dengan kondisi mabuk (ay. 7). Kondisi terbuai, terlelap, adalah lawan dari kondisi atau sikap berjaga-jaga. Jika kita terlelap, terbuai dan tertidur, kita akan terkaget-kaget jika waktu Tuhan itu telah tiba. Paulus mengingatkan identitas orang percaya tidaklah demikian. Orang-orang siang bercirikan memakai baju zirah iman dan kasih, serta berketopongkan pengharapan keselamatan (ayat 8). Paulus memakai istilah-istilah perang untuk menekankan bahwa hidup ini adalah sebuah peperangan yang menuntut kesungguhan dan perjuangan. Oleh sebab itu, kita perlu saling mengingatkan dan membangun satu dengan yang lain (ay. 11) sambil terus mengandalkan Tuhan.

Apa yang membuatmu “tidak sadar” bahwa selama ini kamu sudah menjauhi Tuhan? Memilih hangout bersama teman ketimbang persekutuan di gereja? Menghabiskan waktu bersama gadget daripada menyisihkan waktu untuk berdoa dan saat teduh? Banyak kegiatan yang membuat kita terbuai dan terlena. Namun ingatlah identitas kita sebagai anak-anak terang yang selalu mengedepankan Tuhan. Kita perlu kembali menjadi diri kita sebagai anak-anak terang menjelang hari Tuhan yang kita nantikan bersama. Apa yang bisa kita lakukan hari ini?

Sumber :

http://www.ykb-wasiat.org/2018