Karena Kasih Aku Peduli

Shalom sahabat Kristus.

Pastinya pernah mendengar ketika di sekolah minggu tentang kisah orang Samaria yang baik hati. Pada cerita itu dikisahkan tentang orang Samaria yang baik hati, sebuah perumpamaan yang diajarkan Yesus kepada murid-muridnya. Perumpamaan ini menggambarkan sebuah cinta kasih, bahkan cinta kasih kepada orang yang membenci kita sekalipun. Makna dari cerita orang Samaria yang baik hati ini adalah hal dasar kita sebagai anak-anak Tuhan yaitu kasih.

Apa yang sudah dilakukan orang Samaria dalam cerita sebetulnya kurang masuk akal. Sebab, orang Samaria adalah orang yang dimusuhi dan dibenci oleh orang Yahudi. Karena itu, si korban dalam kisah tersebut sama sekali tidak mengharapkan pertolongannya. Namun, dari ketiga orang yang sudah melihatnya, justru orang Samaria itulah yang bersedia menolongnya.

Di dalam kehidupan kita, orang Samaria itu bisa digambarkan sebagai seseorang yang bersedia menolong orang lain, bahkan kaum yang memusuhi dan tidak mengenalnya sekalipun. Pertanyaan untuk kita saat ini adalah, Apakah kita mau menjadi seperti orang Samaria yang walaupun dibenci dan dikucilkan oleh orang lain namun tetap mempunyai hati yang penuh kasih dan sikap yang peduli dengan sesama kita?

Seperti yang tertulis dalam Matius 22 : 39, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Sebuah perintah yang tidak mudah. Jangankan mengasihi orang yang memandang kita sebelah mata, orang dari kelompok yang sama pun belum tentu mudah untuk dikasihi. Betapa kita semua butuh kasih karunia Tuhan untuk dapat menaati perintah-Nya. Kupikir, sulit untuk benar-benar mengasihi jika kita sendiri belum mengalami kasih Allah. Kita hanya akan baik kepada orang yang juga baik terhadap kita, atau karena kita punya kepentingan tertentu. Namun, ketika kita mengingat kasih Allah kepada kita yang berdosa dengan melihat pengorbanan Kristus yang mati di kayu salib . Kita pun digerakkan dan dimampukan untuk mengasihi sesama dengan tidak tanggung-tanggung, termasuk mereka yang dalam pandangan dunia tidak layak untuk dikasihi.

Mari kita tumbuhkan kepedulian dan kasih kita kepada sesama karena Allah terlebih dahulu mengasihi kita.

Tuhan Yesus memberkati

AK/SMAK GS