RENUNGAN : MEMILIKI HATI YANG SUCI

“Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” (Mat. 5:8)

Konon untuk mengecek keaslian madu adalah dengan melihat apakah botol madu yang diletakkan di atas meja dikerubungi semut atau tidak. Jika dikerubungi semut, tandanya madu tersebut tidak asli karena sudah bercampur dengan gula. Begitu juga dengan kopi. Terkadang bahan kopi dicampur dengan jagung sehingga tidak murni lagi. Pecinta kopi sejati pasti dapat membedakan mana kopi yang murni dan mana kopi yang tidak murni. Kopi yang bercampur jagung rasanya gurih.

Sama halnya dengan madu dan kopi, hati kita juga mungkin saja bercampur dengan keinginan jahat, dan hati kita tidak lagi suci di hadapan Tuhan. Tuhan Yesus mengingatkan para pendengarnya untuk menjaga hati mereka dari keinginan jahat. Sebab dari hatilah muncul segala tindakan. Jika hati kita dikuasai oleh si jahat maka perkataan dan tindakan jahatlah yang muncul. Jika hati kita dikuasai oleh niat baik maka perkataan dan tindakan baik juga yang muncul. Memang tidak mudah menjaga hati kita tetap suci. Si jahat akan sekuat tenaga berusaha menodai hati kita dengan iri hati, kebencian, kecurangan, dan lain-lain. Marilah kita meminta kekuatan pada Tuhan untuk mempertahankan hati yang suci.DCN

 

DOA:

Tuhan, mampukan kami untuk menjaga hati kami tetap suci di hadapan-Mu. Amin.

 

 

Sumber : /www.ykb-wasiat.org/2018