RENUNGAN : BELAJAR DARI RUSA

Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair,demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.

(Mzm. 42:2)

Rusa adalah hewan yang memiliki pendengaran yang sangat tajam. Telinganya begitu peka terhadap suara pemangsa yang datang mendekat. Mungkin kita pernah melihat acara flora dan fauna di televisi, manakala rusa hendak minum maka ia membutuhkan ketenangan. Jika ia mendengar suara dari semak-semak, maka ia akan segera lari meninggalkan sungai itu. Artinya, untuk dapat menikmati air sungai, seekor rusa harus berada dalam situasi yang tenang, bebas dari gangguan.

Situasi yang tenang juga diperlukan ketika kita hendak bertemu dengan Tuhan. Pemazmur menggambarkan ketenangan itu seperti rusa yang hendak meminum air sungai. Begitu juga di dalam perjumpaan kita dengan Tuhan. Tentu kita harus memiliki ketenangan supaya kita dapat menikmati perjumpaan dengan Tuhan. Misalnya, ketika kita datang ke rumah Tuhan untuk beribadah, marilah kita hadir lebih awal. Kita menenangkan diri kita, bersaat teduh, sehingga kita dapat menikmati perjumpaan dengan Tuhan. Bayangkan jika kita datang terlambat ke gereja, kita tergesa-gesa memasuki ruang ibadah. Hati kita gelisah sehingga kita tidak dapat menikmati ibadah yang berlangsung. Marilah kita siapkan diri kita sebelum berjumpa dengan Tuhan.DCN

sumber : http://www.ykb-wasiat.org