RENUNGAN : KELAPA KOPYOR

Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku. (2Kor. 11:30)

   

Sebagian besar orang sudah tahu kelapa kopyor, bahkan beberapa sangat menyukainya. Rasanya memang lezat, tetapi harganya terbilang lebih mahal dibanding jenis kelapa lainnya. Padahal, kelapa kopyor adalah kelapa yang mempunyai kelainan genetik. Bisa dikatakan, kelapa kopyor sebenarnya kelapa yang tidak normal. Ternyata, sesuatu yang tidak normal itu juga bisa bernilai tinggi dan digemari oleh banyak orang.

Kita sering tidak menyukai kelemahan ataupun kekurangan kita. Kita menilainya buruk. Apalagi, kalau kita melihat kelebihan orang lain, kita makin menilai diri kita sangat buruk. Kita tidak mampu menerima diri kita apa adanya, apalagi bersyukur dan bersukacita dengan semua yang kita miliki. Padahal, Paulus bermegah dengan segala kelemahannya karena melalui kelemahan itu ia jadi semakin mengandalkan Tuhan. “Kelemahan” yang dimaksud di sini bukan dosa, melainkan keterbatasan atau kekurangan baik secara fisik atau mental. Kita pun perlu belajar untuk melihat tiap kelemahan atau kekurangan kita secara berbeda. Seperti halnya Paulus, kita belajar untuk bermegah dalam kelemahan karena melalui kelemahan itu Tuhan menunjukkan kuasa-Nya.YS

 

DOA:

Tuhan, kiranya setiap kelemahan kami

bisa mempersaksikan kasih setia-Mu. Amin.