RENUNGAN : TETAP TERANG

“… hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik

dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat. 5:16)

 

Bu Eko sering mengeluh bahwa suaminya tidak menyayangi dirinya. Selalu saja ada larangan makan ini dan itu. Banyak makanan kesukaannya disingkirkan. Sebaliknya suaminya bercerita bahwa istrinya selalu makan kue-kue yang manis secara berlebihan, padahal gula darahnya tinggi. Jika Pak Eko mengingatkan istrinya, selalu saja Bu Eko marah dan mengeluarkan kata-kata kasar terhadap Pak Eko. Bu Eko tidak bersyukur akan perhatian dan kebaikan suaminya. Ia juga suka memaki perawatnya jika keinginannya tidak diturutinya. Bu Eko sudah sulit berjalan karena sakit penyakitnya. Ia tidak pernah menghargai kebaikan orang-orang di sekitarnya. Bu Eko tidak menunjukkan tingkah laku dan tutur kata selaku orang beriman.

Tuhan adalah terang. Tuhan menghendaki kita para pengikut-Nya untuk mengalami terang Tuhan agar kita bercahaya bagi lingkungan sekitar kita. Apa artinya lilin yang tidak dapat menyala ketika dinyalakan di tengah kegelapan? Sobat Lansia, ingatlah bahwa sebagai orang percaya kita seharusnya menyinarkan terang. Bagaimana caranya? Nyatakanlah kebaikan Tuhan dalam tutur kata dan perbuatan kita sehari-hari.PS

 

DOA:

Tuhan tolong kami untuk melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya.

Kami ingin melakukan segala hal yang baik

 

 

sumber : http://www.ykb-wasiat.org/2018